
Pajak mobil di Indonesia salah satu yang tertinggi di dunia. Kalau aja pajak itu diturunin, padahal bisa selamatkan industri otomotif RI yang lagi berdarah-darah.
Beli mobil baru, tentu sudah harus siap menanggung pajaknya. Setidaknya ada lima komponen pajak yang bakal dibebankan terhadap pembelian mobil baru. Ada PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), Bea Balik Nama, PPN (Pajak Pertambahan Nilai), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), hingga biaya penerbitan STNK, pelat nomor, dan juga BPKB.
Kalau dihitung-hitung, pungutan pajak itu bahkan bisa sampai 40 persen dari harga jual mobilnya. Ambil contoh kalau harga mobil Rp 100 juta, Rp 40 jutanya sendiri adalah pajak. Nggak heran kalau pajak mobil di Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.
Berdasarkan Total Persentase Pajak dari Harga Mobil
Beberapa laporan industri menyoroti bahwa di beberapa negara, persentase pajak dari harga jual mobil baru (On-The-Road/OTR) sangat signifikan:
Indonesia: Di Indonesia, pajak dapat mencapai hampir 40% dari harga OTR mobil baru (mencakup berbagai instrumen seperti PPnBM, PPN, BBNKB, PKB). Beberapa laporan industri bahkan menyebutkan pajak di Indonesia bisa 5 hingga 30 kali lebih tinggi daripada negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia untuk model tertentu.

Thailand: Memiliki tarif bea masuk dan PPN yang tinggi yang berkontribusi pada harga akhir kendaraan yang mahal.
India: Dikenal memiliki tarif bea masuk yang sangat tinggi untuk mobil impor (hingga 125%).
Sumber data untuk perbandingan ini: Laporan industri otomotif yang dikutip oleh media seperti Katadata.co.id dan World Population Review (data tahun 2025/2026).
Perlu dicatat bahwa “pajak mobil” bisa merujuk pada beberapa hal: bea masuk, PPN saat pembelian, pajak kepemilikan tahunan, atau pajak bahan bakar. Peringkat di atas mencakup kombinasi dari faktor-faktor tersebut.
Peringkat Pajak Mobil Dunia
“Sekian tahun yang lalu, saya ditanya; yang ngomong orang dari Amerika, U.S Automotive Council. Pajak kamu paling tinggi di dunia. Yang bener? begitu dibuka, saya tidak ngomong apa-apa lagi,” kata Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Kukuh Kumara pada Agustus 2025
Jika dibandingkan dengan Thailand dan Malaysia, pajak tahunan mobil di Indonesia saja bisa 5 sampai 30 kali lipat lebih tinggi. Padahal beberapa model mobil itu justru diproduksi di Indonesia.
“Saat Avanza dibuat di Indonesia, pajak mobil tahunannya bisa mendekati Rp 5 juta. Sementara negara tetangga yang impor dari kita pajak tahunannya nggak sampai Rp 1 juta, di Thailand lebih rendah lagi sekitar Rp 150 ribu,” urai Kukuh.
Pajak mobil tinggi memicu penurunan penjualan. Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam belum lama ini mengungkap penurunan penjualan itu salah satunya dipicu daya beli masyarakat yang turun dan juga tingginya pajak. Belum lagi, minim stimulus dari pemerintah.
“Kalau kita bandingkan dengan Malaysia yang penduduknya sepertujuh dari Indonesia tapi income per capitanya tiga kali lipat dari kita, mestinya market kita ini dua kali Malaysia. Jadi kalau Malaysia 750 ribu atau 780 ribu, di Indonesia mestinya sudah di atas 1,5 juta. Jadi ada distorsi 50 persen, mungkin diakibatkan oleh daya beli yang tidak terlalu kuat dan pajak yang terlalu tinggi ya,” ujar Bob
Padahal kalau pajak mobilnya diturunin aja, bisa bikin industri otomotif dalam negeri yang tengah berdarah-darah jadi bergairah lagi. Dengan pajak yang dikurangi, harga mobil bisa lebih rendah. Kalau harga mobil lebih rendah, penjualan mobil meningkat. Ujung-ujungnya setoran pajak mobil dari penjualan kendaraan juga lebih besar. Hal ini pernah terjadi ketika pandemi COVID-19 saat mobil diberikan insentif PPnBM, penerimaan negara justru lebih tinggi karena penjualan mobil meningkat walaupun ada insentif dari pemerintah.
“Yang paling realistis sebenarnya apa? Pajaknya dikurangi. Pajak mobil supaya tadi misalnya, gimana menurunkan (harga) 10 persen? Ada ruang untuk pajak-pajak yang bisa diturunkan, even itu PPnBM ataupun PPN. Kalau pajak daerah sebenarnya juga, tapi sekarang kalau kita lihat dengan transfer daerah berkurang, rasanya pajak daerahnya kayaknya agak sulit untuk diturunkan, bahkan mungkin malah naik ya karena ada opsen. Oleh karena itu sebenarnya stimulus itu menjadi penting. Untuk membuat supaya menggeser mereka yang sekarang daya belinya rendah, bisa membeli mobil baru,” ungkap Peneliti Senior LPEM UI, Riyanto
- Pajak Mobil dan Kendaraan Indonesia Tertinggi Di Dunia Mencekik Rakyat
- How E-Wallets Are Changing the Way We Pay
- 4 AI for Smarter Financial Planning Decisions
- Mobile Banking in Fintech: Shaping Finance Future 2025
- How 4 Artificial Intelligence Drives Financial Innovation
Opsen Pajak Mencekik Rakyat
Opsen pajak adalah pungutan tambahan pajak berdasarkan persentase tertentu yang dikenakan oleh pemerintah daerah (kabupaten/kota atau provinsi) atas pajak yang sudah ada, seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), untuk meningkatkan pendapatan daerah tanpa menambah beban administrasi wajib pajak secara signifikan. Kebijakan ini diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2022 (HKPD) dan bertujuan mempercepat penerimaan daerah dan mendukung pembangunan.
Jenis-jenis opsen pajak:
- Opsen PKB:Â Pungutan tambahan atas pokok PKB yang dipungut Kabupaten/Kota.
- Opsen BBNKB:Â Pungutan tambahan atas pokok BBNKB yang dipungut Kabupaten/Kota.
- Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB):Â Pungutan tambahan atas pokok Pajak MBLB yang dipungut Provinsi.Â
Mekanisme dan manfaat:
- Meningkatkan Pendapatan Daerah:Â Dana opsen menjadi sumber utama pembangunan dan perbaikan infrastruktur.
- Sinergi Daerah:Â Menggantikan skema bagi hasil pajak sebelumnya, mempercepat penyaluran dana ke daerah.
- Tarif dan Pembayaran:Â Besaran opsen PKB dan BBNKB ditetapkan sebesar 66% dari pokok pajak, dibayar bersamaan saat membayar PKB/BBNKB, dan tidak menambah beban administrasi.Â
Penerapan:
- Mulai diberlakukan paling lambat 5 Januari 2025 sesuai amanat UU HKPD.
- Wajib pajak tetap membayar pajak pokok, kemudian ditambah dengan opsen sesuai aturan daerah masing-masing